Siapakah bapak Ary Ginanjar? Beliau saat ini dikenal sebagai salah satu motivator Indonesia terbaik bidang karakter dan sumber daya manusia. Ia lahir di Bandung, 24 Maret 1965.

Meraih gelar sarjana Sains Terapan, Universitas Udayana, Denpasar pada tahun 1990. Sebelumnya ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan melanjutkan studi di Negeri Kangguru TAFE College, Adelaide, Australia.

Namanya melambung setelah program Training bertitel ESQ (Emotional Spiritual Quetient) menjadi booming di berbagai kota di Indonesia dan juga mancanegara. ESQ berfokus pada pembangunan karakter dan memiliki visi mewujudkan Indonesia Emas 2020, Indonesia Sejahtera 2030, dan Indonesia Adidaya 2045.

Konsep training ESQ bermula dari buku yang ia tulis tahun 2001 yang berjudul “Rahasia Membangun Kecerdasan Emotional Spiritual Quotient (ESQ)”. Disusul dengan terbitnya buku kedua yaitu ESQ Power, dan masih banyak lagi buku-buku lainnya. Buku ESQ hingga saat ini sudah cetak ulang sebanyak 2.5 juta copy.

Sebelum trainingnya mantan karateka nasional ini menjajakan konsepnya dari masjid ke masjid dan juga kampus-kampus secara gratis. Buku pertama itulah yang ia adaptasi ke dalam bentuk Training. Pertama kali diselenggarakan pada akhir 2002. Hingga September 2019 jumlah alumni ESQ telah mencapai 1,641,691 orang dan 117,903 orang di antaranya adalah para Guru yang mengikuti Training ESQ secara cuma-cuma melalui Program Training ESQ Peduli Pendidikan.

Ary Ginanjar pernah menjadi dosen di Politeknik Udayana Bali. Merambah ke dunia bisnis di pulau Dewata meniti dari bawah dengan berjualan celana jeans, kartu telepon, handphone, dan sebagainya. Berkat tetesan keringat, tegar saat jatuh bangun, dan pantang menyerah bisnisnya makin berkembang.

Namun roda tak selau berada di atas, bisnisnya mengalami kebangkrutan dan keluarganya pun mengalami keretakan. Ia kembali ke Jakarta dengan hanya membawa koper. Dalam keadaan keadaan zero itulah ia menuangkan gagasannya ke dalam kertas bekas yang kemudian menjadi buku dan training ESQ yang fenomenal.

Ilmu yang bermanfaat dan pengalaman yang berharga, membuat Ary menerima banyak sekali penghargaan. Pada tahun 2004, dapat penghargaan dengan kategori “The Most Powerful People and Ideas in Bussines” dari Majalah SWA. Tahun 2007 menerima gelar Doktor Honoraris Causa dari Universitas Negeri Yogjakarta Bidang Pembangunan Karakter.

ESQ Tours & Travel yang dibangunnya tahun 2016 menerima World’s Best Hajj & Umrah Operator dari World Halal Tourism. Meraih kategori Wonderful People for Wonderful Tourism dari Sekolah Tinggi Pariwisata, NHI Bandung pada tahun 2017. Masih banyak lagi penghargaan yang telah dicapai oleh ayah enam anak ini.

Suami dari Linda Damayanti ini juga menjadi Kolumnis Harian Nasional terkait The ESQ Way165 di Republika, Save Our Nation di Media Indonesia, Spiritual Leadership di Bisnis Indonesia dan Kolom di Business News.

Aktif di berbagai acara Program Televisi, seperti: Cahaya ANTV, Cerdas Emosi Spiritual (RCTI), Leaders With Character (Metro TV), Ramadhan Training (Kompas TV), Konser HUT ESQ Spesial Ramadhan (Inews), CNN dan lainnya.

Memiliki jiwa sosial yang tinggi dan peduli lingkungan sekitar dalam bentuk kontribusi untuk kebutuhan khalayak. Ary mendirikan beberapa yayasan yaitu: Wakaf Bangun Nurani Bangsa, Cahaya 165, dan Yayasan Ary Ginanjar Agustian.

Setelah malang melintang di kancah Nasional, Ary pun keluar dari ‘zona nyaman’.Dia ‘Go Internasional’ dengan mengisi training dan menjadi speaker maca negara. Ia menjadi pembicara di SQ in Islam di Oxford, The Asia HRD Congress di Malaysia, Program For Advanced Leadership and Management (PALM) di Madinah, Muslim World Biz di Malaysia.

Itulah sedikit review tentang siapakah bapak Ary Ginanjar Agustian, semoga bermanfaat untuk Anda.